Breaking News
Loading...
Saturday, June 1, 2013

Mesin Perontok Jagung Kapasitas Menengah

Mesin Perontok Jagung Kapasitas Menengah
Mesin perontok jagung atau sering disebut mesin pemipil jagung terdiri dari motor sebagai penggerak mesin, dan tuas gerigi yang berfungsi untuk memipil jagung yang dimasukkan melalui corong penanmpungan. Mesin perontok jagung ini tergolong dalam mesin sederhana, untuk membuat mesin pemimil kita membutuhkan motor, mesin las lempengan besi, besi batangan dan beberapa alat kerja lainnya. Membeli mesin yang sudah jadi jauh lebih praktis daripada membuat atau merancang mesin ini. Harga mesin perontok atau pipil jagung ini di pasaran sekitar 20 jutaan sampai 25 juta dengan kapasitas produksi menegah.

Jika kita ingin mesin perontok jagung yang lebih murah mungkin alternatif yang bisa diambil adalah membeli mesin pemipil jagung bekas. Mesin bekas ini cukup mudah ditemukan di daerah sentra perkebunan jagung. Mesin perontok bekas yang sering dijual tentu saja mesin perontok model lama, yang masih menggunakan dorongan manual. Harga mesin pemipil bekas ini sekita 5 – 10 jutaan. Salah satu daerah sentra perkebunan jagung di Sumatera Utara ada di kabupaten Karo, khususnya kecamatan kutabuluh sekitarnya. Beberapa toko mesin yang kemungkinan menjual mesin perontok jagung di kota Surabaya dapat dilihat di sini.

Berikut beberapa contoh mesin pemipil jagung.
Mesin Beje-UK06 dengan panjang mesin : 1 m , lebar 0,6 m dan tinggi 1,2 m. Kapasitas mesin pipil ini mencapai 500 Kg per jam, dengan motor yang dapat digerakkan listrik dan diesel,  harga yang ditawarkan toko mesin di tempat saya Rp 10.000.000,- . Untuk membeli mesin perontok jagung perhatikan kapasitas serta merek motor penggeraknya, untuk meter penggerak yang buatan china umumnya lebih murah daripada mesin dengan motor penggerak buatan Jepang. Biasanya harga mesin perontok jagung kapasitas 500 Kg per jam rata-rata 8 – 10 Jutaan. Harga yang saya sampaikan ini bisa anda gunakan untuk melakukan tawar menawar harga pembelian mesin di daerah anda.

Bila dibandingkan dengan uang yang akan kita keluarkan membuat mesin perontok jagung sendiri (ditempah), saya yakin harga mungkin bisa lebih murah. Namun bila kita merancang mesin sendiri tentu akan memakan waktu dalam proses pembuatan rancangan mesin tersebut. Harga rancangan bisa diminimalisir dalam pengguanaan jenis motor dan bahan untuk mesin perontok tersebut.